Produsen otomotif asal Korea Selatan, Hyundai menargetkan penjualan mobil listrik( electric vehicle/ EV) di Indonesia dapat menggapai 1. 000 unit pada tahun ini.

Vice President& COO Hyundai Motor Asia Pacific Headquarters Lee Kang Hyun mengatakan market share kendaraan listrik di Indonesia memanglah masih terkategori kecil dimana cuma dekat 1. 000 unit sampai 3. 000 unit.

Sedangkan itu, sejauh tahun kemudian Hyundai menorehkan penjualan kendaraan listrik menggapai 200 unit sampai 300 unit dari 3 tipe kendaraan listrik yang dipasarkan di Indonesia.” Tahun ini kami amati kemampuan market dekat 300 unit sampai 1000 unit,” ungkap Lee dalam dialog virtual, Kamis( 25/ 3) mobil listrik indonesia .

Kendati demikian, Lee mengatakan sasaran penjualan tersebut pula tergantung pada kebijakan pemerintah. Lee memperhitungkan, upaya akselerasi kendaraan listrik di tanah air bisa diawali dengan pemakaian kendaraan listrik oleh lembaga pemerintah.” Jika pemerintah lebih dahulu pakai EV bisa jadi dapat sangat maju tetapi jika cuma swasta kami amati sangat susah,” jelas Lee.

Lee meningkatkan, dikala ini kendaraan listrik Hyundai dijual di Indonesia dengan harga bervariatif dari Rp 600 juta sampai Rp 700 juta masih mempunyai segmen pasar kendati demikian masih susah buat tingkatkan market share.

Baca Juga : Santai, Biden Sebut Peluncuran Rudal Korut Bukan Provokasi

Lee mengatakan penyusutan harga kendaraan listrik berpotensi terjalin bersamaan pengembangan industri baterai listrik. Alasannya komponen baterai listrik memegang jatah 35% hingga 40% dari total bayaran penciptaan kendaraan listrik.

” Analis memperkirakan baterai harga turun dekat 8% tiap tahunnya, Jadi jika harga baterai turun, harga mobil pula turun. Kita pula amati inovasi yang lain buat baterai supaya dapat buat harga bersaing,” pungkas Lee.

Hyundai incar penjualan mobil listrik di Indonesia dapat menggapai 1. 000 unit tahun ini

Post navigation


Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *